Masih
membahas peluang usaha makanan, kali ini saya berfikir mengenai peluang usaha
berjualan kaki lima kerang kiloan. Setiap membayangkannya saja perut jadi lapar
hahaha. Yuk mari kita bahas, dengan banyaknya sumber daya alam yang kita miliki
yaitu adalah laut Indonesia, hasil laut merupakan salah satu kekayaan berlimpah
yang dimiliki Indonesia. Dengan memanfaatkan hasil laut tersebut saya kepikiran
dengan membuka lapak seafood kiloan. Dengan beragam jenis seafood bisa menarik
perhatian konsumen, dan bisa menjangkau selera konsumen yang lebih luas. Dengan
banyaknya pilihan cara memasak dan menu yang simple hingga yang lebih kaya bumbu akan menambah daya tarik dari lapak ini sendiri. Dengan menjual harga yang
murah sehingga bisa dijangkau oleh kalangan menengah seperti anak-anak kosan
atau mahasiswa hingga karyawan. Yang terpenting adalah menu dan tambahan
seperti bahan pelengkapnya harus dipilih yang memang sesuai dengan
pendampingnya. Selain sehat dan mengenyangkan berjualan ini bisa menambah
penghasilan untuk kita.
Kamis, 31 Desember 2015
PENGEN USAHA? YUK BUKA LAPAK
GUNADARMA University
www.gunadarma.ac.id
NYOBA BUKA USAHA ONLINE
GUNADARMA University
www.gunadarma.ac.id
Perkenalkan nama
saya Melinda, saya kuliah di Universitas Gunadarma Depok. Selama saya kuliah
3,5 tahun disini, menurut saya perkembangan mahasiswi yang berhijab semakin
meningkat setiap tahunnya, saya berpendapat menjual hijab merupakan salah satu
peluang yang bisa saya manfaatkan untuk mendapatkan uang lebih. Terutama dengan
adanya keterbatasan waktu yang saya miliki karena kesibukan tugas-tugas kuliah,
maka berdagang online merupakan peluang yang lebih pas untuk saya lakukan. Permasalahan
yang timbul adalah banyak sekali mahasiswa-mahasiswi yang berdagang hijab
online, sehingga persaingannya lumayan sulit. Selain itu untuk mencari supplier
yang benar-benar memiliki desain dan bahan hijab yang berkualitas dengan harga
murah cukup susah dicari. Hambatan lainnya adalah mempromosikan barang dagangan
supaya dapat bersaing dengan pesaing yang menjual barang sejenis. Solusi yang
saya pikirkan adalah menjual dengan harga murah tetapi mempunyai kualitas bahan
dan desain yang bagus. Saya mencoba berjualan hijab baru satu bulan dan
peminatnya masih sedikit, tapi saya akan mencoba mencari peluang-peluang lain.
Harapan saya, semoga follower dan pembeli hijab di account online saya bisa
banyak peminatnya. Jika ada yang berminat bisa kunjungi gerai online di line
dengan account name D’Hijab. Terima kasih J
MEMANFAATKAN MOMEN BERJUALAN BAKSO DI MALAM HARI
GUNADARMA University
www.gunadarma.ac.id
Peluang usaha
berbasis makanan dan minuman memang tidak ada matinya, dengan keuntungan yang
besar bisa dihasilkan dari makanan dan minuman yang dijual. Dengan dasar setiap
manusia pasti membutuhkan makanan dan minuman merupakan peluang itu sendiri.
Waktu itu, saya dan mama papa lagi ngidam bakso tapi waktu udah menunjukkan
waktu 11 pm, tapi karena mama pengen banget akhirnya kita nyari bakso disekitar
beji, tanah baru, sampe ke arah pondok labu dan ga ada yang jual bakso. Dari
situ saya berfikir mungkin, pasti ada beberapa orang yang seperti kita, jadi
mungkin berjualan bakso yang buka dari sampe lewat tengah malam sangat jarang. Pikiran
saya, siapa yang ga suka denga bakso? Hampir semua orang sangat suka makanan
yang satu ini, dengan dibuktikannya dimana-mana kita bisa menemukan orang yang
berjualan bakso dari mulai pedangan keliling, hingga di mal—mal besar. Dengan
adanya kemacetan yang tinggi dicinere di malam hari bisa menjadi peluang usaha
berjualan bakso yang berjualan di malam hari, dengan begitu kita bisa menangkap
orang-orang yang kelaparan ditengah malam dimana pada waktu-waktu tersebut
justru orang-orang yang berjualan sudah mulai tutup. Tapi satu hal yang perlu
diperhatikan adalah tetap jaga kebersihan dan juga rasa bakso, jadi setiap
orang sudah mencoba bisa datang kembali dan merasa puas J
PELUANG USAHA CENDOL UNGU
GUNADARMA University
www.gunadarma.ac.id
Seiring dengan
berubahnya perilaku konsumen, keinginan dan selera konsumen pun ikut berubah.
Di Indonesia saat ini muncul wirausaha-wirausaha baru yang muncul dengan
ide-ide baru yang diambil dari peluang-peluang usaha yang ada sesuai dengan
selera dan permintaan konsumen. Salah satu ide peluang usaha yang menurut saya
menarik adalah berjualan cendol ubi ungu. Menjual makanan atau minuman bisa
mengambil untung hinga 200-300%. Cendol juga merupakan salah satu jenis minuman
yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Cendol juga bisa diterima dari mulai
kalangan anak muda hingga orang tua, dengan warnanya yang menarik yaitu ungu
muda maka sangat menarik dan juga aman karena pewarnanya alami dari ubi ungu
itu sendiri dan juga sehat karena warna ungu yang dikandung ubi ungu mengandung
antioksidan yang tinggi. Harga jualnya pun murah dan ini merupakan kesempatan
yang sangat bagus untuk menaikkan kelas dari cendol itu sendiri. Jadi menurut
saya, peluang usaha ini sangat menggiurkan. Modal yang diperlukan juga tidak
besar tergantung dari tempat dan cara usaha yang dipilih.
Kamis, 15 Oktober 2015
Bisnis Online bagi Mahasiswa
Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia dan dengan semakin berkembang bisnis di Indonesia saat ini membuat peluang berbisnis online saat ini semakin pesat. Saat ini banyak berkembang cara dan media sosial yang dapat digunakan untuk berbisnis online, mulai dari membuat website khusus untuk berjualan seperti “BUKALAPAK”, “TOKOPEDIA”, dan lain-lain, ada juga dengan menggunakan sosial media dengan membuatakun khusus per individu seperti dengan menggunakan “INSTAGRAM”, “PATH”, dan lain-lain.
Salah satu mahasiswa Gunadarma Depok jurusan Teknik Industri Angkatan 2012 bernama Aldy Indra Permana, merupakan salah satu contoh mahasiswa yang memulai karir dengan mencoba berbisnis online. Aldy berjualan online sejak awal tahun 2013. Media sosial yang digunakan adalah Intagram dan Official akun Line dengan username “Hijab Urban”. Pada awal dan pertengahan tahun 2013 barang yang dijual adalah baju-baju muslim, sekarang barang yang dijual hanya hijab. Alasan untuk tidak menjual baju lagi dikarenakan resiko yang besar baju tersebut jika terdapat cacat maka biaya untuk mengembalikan baju dan menggantinya mahal.
Supplier untuk hijab didapatkan dari distributor di daerah Jakarta. Omset perbulan jika pesanan sedang sedikit rata-rata Rp 3.500.000, dan disaat sedang banyak pesanan seperti pada saat lebaran omset kira-kira sekitar Rp 6.500.000. Keuntungan yang diambil per satuan hijab sekitar 50% dari harga supplier. Tujuan awal Aldy membuka berjualan adalah untuk mempunyai penghasilan sendiri. Pembeli yang pernah memesan kebanyakan berasal dari Jabodetabek dan Bandung, tapi pesanan terjauh pernah berasal dari Amerika dan Singapore. Hingga saat ini followers Hijab Urban hingga mencapai 58.000. Kesulitan yang terjadi biasanya terdapat pada saat proses pengiriman seperti barang yang tidak sampai ke konsumen, dan pada saat merespon pertanyaan konsumen dengan jumlah yang banyak.
Menurut Aldy dengan bisnis online ini penghasilan yg didapatkan sangat menguntungkan. Harapan kedepannya, ingin membuka dan mengembangkan bisnis ini lebih besar lagi dengan membuka hijab urban dibeberapa sosial media lainnya.
Senin, 20 Oktober 2014
contoh proposal penelitian
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sumber daya
manusia yang berkualitas sangat menentukan tingkat keberhasilan dalam
pelaksanaan suatu pekerjaan pada perusahaan. Semakin tinggi tingkat
produktifitas tenaga kerja, dapat membantu memperbaiki tingkat keuntunganan
bagi perusahaan, namun apabila tingkat produktifitas buruk maka akan memberikan
kerugian pula pada perusahaan. Pihak manajemen perusahaan diharuskan untuk
dapat mengukur produktifitas pekerja dalam upaya meningkatkan produktifitas sumber
daya manusia yang ada. Metode yang digunakan adalah dengan tenik sampling
pekerjaan, cara ini baik digunakan dalam pengukuran produktifitas pekerja,
karena menggunakan sistem waktu acak (random).
Metode sampling
pekerjaan ini dilakukan dengan melakukan kunjungan-kunjungan terhadap objek
yang sedang diamati. Pengamatan dilakukan pada waktu-waktu yang tidak tentu
atau ditentukan secara acak.
Aplikasi dari
metode sampling pekerjaan ini adalah dengan dilakukan pengamatan terhadap loket
jalan tol milik perusahaan Jasamarga, tepatnya didaerah Citeureup. Tujuannya untuk
mengetahui tingkat produktifitas operator yang bekerja pada loket jalan tol
daerah Citeureup tersebut.
Metode ini baik digunakan karena menggunakan waktu yang acak (random). Penggunaan sampling pekerjaan
ini diharapkan dapat membantu meningkatkan tingkat produktifitas pekerja pada
perusahaan tersebut.
1.2 Perumusan Masalah
Perumusan masalah dalam laporan akhir modul work sampling ini adalah bagaimana mengukur produktifitas kerja dari
operator 1 dan operator 2 saat melakukan kerja. Pekerjaan dari kedua operator
tersebut adalah sebagai penjaga loket pintu tol Jagorawi di daerah Citeureup.
1.3 Pembatasan
Masalah
Tujuan dibuatnya pembatasan masalah ini adalah supaya
pokok-pokok
pembahasan tidak menyimpang dari laporan akhir
modul sampling pekerjaan ini. Berikut ini adalah pembatasan masalah dari modul
sampling pekerjaan:
1. Pengambilan
data untuk pengamatan hanya
dilakukan di pintu tol
Jagorawi, pada tanggal 05 Oktober 2013, selama 6 jam dimulai dari
pukul 19:01:04 WIB.
2. Objek
yang diamati hanya dua orang operator dengan jenis kelamin pria, shift kerja, dan pekerjaan
yang sama.
3. Data
yang diamati hanya terdiri dari 240 data, dengan 6 kali pengamatan, dimana masing-masing
pengamatan dilakukan 40 kali pengambilan data dengan waktu acak (random).
4. Metode
penyesuaian yang digunakan hanya metode Shumard
dan metode Weshinghouse.
1.4 Tujuan Observasi
Tujuan penulisan
ini dibuat untuk menjawab kesimpulan pada akhir laporan ini. Adapun tujuan
penulisan pada modul sampling pekerjaan ini antara lain adalah:
1. Mengetahui
persentase produktif serta non produktif
dari dua operator yang bekerja pada loket pintu tol Jagorawi yang berada di daerah Citeureup di kota Bogor.
2. Mengetahui
nilai kecukupan data dari pengamatan yang dilakukan terhadap dua orang operator
pada loket pintu tol Jagorawi.
3. Mengetahui
hasil uji keseragaman data dari hasil pengamatan dua orang operator pada loket
pintu tol Jagorawi.
4. Mengetahui
waktu baku dari kedua operator yang bekerja pada loket pintu tol Jagorawi.
5. Mengetahui
tingkat ketelitian data dari dua operator yang bekerja pada loket pintu tol Jagorawi.
1.5 METODE PENELITIAN
Metode
penelitian dalam hal ini yaitu menggunakan metode survei kepuasan konsumen.
Berikut ini adalah metode dari penelitian.
1. Work sampling. Dengan metode ini bisa mengetahui kinerja
operator apakah menganggur atau tidak
1.6
Rencana Waktu
Penelitian
Rencana waktu
yang dibutuhkan penulis yaitu dibuat dalam bentuk tabel untuk mempermudah
pembaca. Berikut adalah tabel rencana waktu penelitian:
|
No
|
Kegiatan
|
Minggu :
|
||||
|
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|
1
|
Penyusunan Proposal
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Penentuan Sampel
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Pengumpulan Data
|
|
|
|
|
|
|
4
|
Perhitungan Data
|
|
|
|
|
|
|
5
|
Pembuatan Laporan
|
|
|
|
|
|
|
6
|
Asistensi Laporan
|
|
|
|
|
|
|
7
|
Penyempurnaan Laporan
|
|
|
|
|
|
|
8
|
Penyelesaian Laporan
|
|
|
|
|
|
Alamat blog: melinmelinda49.blogspot.com
Sabtu, 05 Juli 2014
MACAM-MACAM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
GUNADARMA University
www.gunadarma.ac.id
Refrensi:
Saidin, S.H., M. Hum, Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997.
Pengelompokan hak kekayaan intelektual itu lebih lanjut
dapat dikategorikan dalam kelompok sebagai berikut:
1. Hak Cipta (Copy Rights)
2. Hak Kekayaan
Perindustrian (Industrial Property Rights)
Hak Cipta sebenarnya dapat lagi diklasifikasikan ke dalam
dua bagian, yaitu:
1. Hak Cipta dan
2. Hak yang berpadu-padan
dengan hak cipta (Neighbouring Rights)
Istilah Neighbouring Rights, belum ada terjemahan yang
tepat dalam bahasa hokum Indonesia. Ada yang menterjemahkannya dengan istilah
hak bertetangga dengan hak cipta, adapula yang menterjemahkannya dengan istilah
hak yang berkaitan atau berhubungan dengan hak cipta.
Penulis menggunakan istilah “hak yang berpadu-padan dengan
Hak Cipta”, oleh karena kedua hak itu (Copy Rights maupun Neighbouring
Rights) adalah dua hak yang semula bersatu (berpadu tetapi dapat dipisahkan
satu dengan yang lainnya.
Neighbouring Rights, dalam hokum Indonesia, pengaturannya
masih ditumpangkan dengan pengaturan Hak Cipta. Namun jika ditelusuri lebih
lanjut Neighbouring Rights itu lahir dan adanya hak cipta induk.
Misalnya liputan pertandingan sepak bola adalah hak cipta sinematografi, tetapi
untuk penyiarannya di televisi yakni berupa siaran adalah Neighbouring Rights.
Keduanya masih merupakan satu kesatuan, tetapi dapat
dipisahkan. Begitu pula antara hak cipta lagu dengan hak penyiaran, yang
pertama merupakan hak cipta sedangkan hak yang disebut terakhir adalah Neighbouring
Rights. Itulah alasannya, kami lebih cendrung merasakan menggunakan
istilah hak berpadu-padan dengan hak cipta, untuk terjemahan istilahNeighbouring
Rights. Kedua hak itu saling melekat, saling menempel, tetapi dapat
dipisahkan. Adanya Neighbouring Rights selalu diikuti dengan adanya
hak cipta, namun sebaliknya adanya hak cipta tidak memiliki keterkaitan sama
sekali dengan ada tidaknya Neighbouring Rights.
Selanjutnya hak kekayaan perindustrian dapat diklasifikan
lagi menjadi:
1. Patent (Paten)
2. Utility Models (Model
dan Rancang Bangun)
3. Industrial Design (Desain
Industri)
4. Trade Merk (Merek
Dagang)
5. Trade Names (Nama
Niaga atau Nama Dagang)
6. Indication of Source
or Appelation of Origin (Sumber tanda atau sebutan asal)
Pengelompokan hak kekayaan perindustrial seperti tertera di
atas didasarkan padaConvention Establishing The World Intellectual Property
Organization. Dalam beberapa literature, khususnya literatur yang ditulis oleh
para pakar dari Negara yang menganut sistem hukum Anglo Saxon, bidang hak
kekayaan perindustrian yang dilindungi disamping tersebut di atas ditambah lagi
beberapa bidang lain yaitu: Trade Secrets, Service Mark dan Unfair
Competition Protection. Sehingga hak kekayaan perindustrian itu dapat
diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Patent
2. Utility Models
3. Industrial Secrets
4. Trade Secrets
5. Trade Marks
6. Service Marks
7. Trade Names or
Commercial Names
8. Appelations of Origin
9. Indications of Origin
10. Unfair Competition Protection
Berdasarkan kerangka WTO/TRIP’s ada dua bidang lagi yang
perlu ditambangkan yakni:
1. Perlindungan varietas
baru tanaman, dan
2. Integrated Circuits (sirkuit
terpadu)
Dalam perundang-undangan tentang hak milik intelektual di
Indonesia bidang-bidang yang termasuk dalam cakupan Intellectual Property
Rights tersebut belum ada diatur secara lengkap. Oleh karena itu
masing-masing bidang tersebut ditempelkan saja peraturannya dalam
perundang-undangan yang sudah ada.
Sampai saat ini yang hanya baru ada pengaturannya, yaitu
tentang Hak Cipta yang diatur dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 1982 jo. UU No.7
Tahun 1987, tentang Merek diatur dalam UU No. 19 Tahun 1992, dan tentang Paten
diatur dalam UU No.6 Tahun 1989.
Meskipun demikian dalam waktu dekat, Indonesia akan
menerbitkan beberapa peraturan baru tentang hak kekayaan intelektual, disamping
hak cipta, paten dan merek, yang saat ini sedang diajukan rancangan
undang-undang untuk merevisi undang-undang yang sudah ada, juga diajukan
rancangan undang-undang lainnya yakni, yang mengatur tentang desain produksi
industry, perlindungi variates baru tanaman, rahasia dagang dan sirkuit terpadu
(Integrated Citcuits).
Jika ketujuh RUU baru itu disahkan menjadi undang-undang,
maka dalam tatanan hokum yang mengatur tentang hak kekayaan intelektual di
Indonesia akan meliputi bidang-bidang sebagai berikut:
1. Hak Cipta
2. Paten
3. Merek
4. Desain Produksi
Industri
5. Perlindungan Varietas
Baru Tanaman
6. Rahasia Dagang
7. Sirkuit Terpadu (Integrated
Circuits).
Saidin, S.H., M. Hum, Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997.
Langganan:
Postingan (Atom)